Minggu, 26 September 2010

kerlip

Idul Fitri 10 September

By Republika  
Idul Fitri diprediksikan jatuh pada hari Jumat tanggal 10 September 2010. Sebab, hilal tenggelam pada tanggal 29 Ramadhan sebelum matahari terbenam. Posisi hilal akan berada tiga derajat di bawah ufuk ketika matahari terbenam sehingga tidak perlu menunggu penampakan hilal.

Demikian disampaikan oleh Hasan Bashira, Ketua Jurusan Ilmu Falak, Universitas Abdul Aziz, Jeddah sebagamana dikutip Alarabiya.net, Ahad (5/9).

Sementara itu, tradisi yang berlaku di Pengadilan Agung Al-Mahkamah Al-Ulya di Arab Saudi yang dulu disebut Majelis Pengadilan Tinggi Majelis Al-Qadla Al-A’la adalah rukyat hilal. Ketentuan tersebut sudah berjalan cukup lama. Tak hanya dalam menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan tetapi juga bulan Dzulhijjah. Biasanya, hasil keputusan diumumkan secara luas setelah rukyat hilal.

Menariknya, rukyat tersebut masih dilakukan secara manual kasat mata. Sekalipun teropong dan alat modern sudah ditemukan. Sedangkan Daerah yang kerap digunakan sebagai lokasi rukyat hilal adalah kawasan Arab Saudi bagian tengah, terutama wilayah Sadir. Di kawasan itu banyak terdapat perbukitan yang konon menjadi lokasi rukyat hilal oleh warga sekitar sejak lama.

grez

Suka Membodohkan Orang, Tanda Ilmu Tak Bermanfaat

E-mail Print PDF
Seyogyanya kita selalu melihat ke dalam diri kita sendiri dan tidak sibuk menghakimi orang lain

Hidayatullah.com--Suatu saat beberapa sahabat Al Hasan Al Bashri menyebutkan beberapa definisi tawadhu’, namun beliau diam saja. Saat definisi semakin banyak disebut, beliau mengatakan,”Aku menilai kalian telah banyak menyebut apa itu tawadhu’.”

Akhirnya mereka balik bertanya, “Apa tawadhu’ itu menurut Anda?”

Al Hasan Al Bashri menjawab, “Seorang keluar dari rumahnya, maka ia tidak bertemu seorang Muslim, kecuali mengira bahwa yang ditemui itu lebih baik dari dirinya.” (Az Zuhd, hal. 279)

Apa yang disebutkan Al Hasan Al Bashri mirip dengan nasihat Imam Al Ghazali mengenai tawadhu’. Beliau mengetakan,”Janganlah engkau melihat kepada seseorang kecuali engkau menilai bahwa ia lebih baik darimu. Jika melihat anak kecil, engkau mengatakan,’Ia belum bermaksiat kepada Allah sedangkan aku telah melakukannya, maka ia lebih baik dariku’. Jika melihat orang yang lebih tua, engkau mengatakan, ‘Orang ini telah melakukan ibadah sebelum aku melakukannya, maka tidak diragukan bahwa ia lebih baik dariku.’ Dan jika ia melihat orang alim (pandai), maka ia berkata,’Ia telah diberi Allah ilmu lebih dibanding aku dan telah sampai pada derajat yang aku belum sampai kepadanya.’ Kalau ia melihat orang bermaksiat, ia berkata, “Ia melakukannya karena kebodohan, sedangkan aku melakukannya dan tahu bahwa perbuatan itu dilarang. Maka, hujjah Allah kepadaku akan lebih kuat.’” (Maraqi Al Ubudiyah, hal. 79)

Maka seyogyanya kita selalu melihat ke dalam diri kita sendiri dan tidak sibuk menghakimi orang lain, karena disamping bisa jadi sebenarnya mereka lebih baik dari kita, hal demikian bisa menimbulkan sifat ujub.

Sebab itulah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan,” Jika seorang laki-laki berkata ‘manusia telah celaka’, maka ialah yang paling celaka.” (Riwayat Muslim)

Imam Al Khattabi menjelaskan bahwa kemungkinan orang yang mengatakan demikian menimbulkan sifat ujub kepada dirinya dan menilai bahwa pada manusia sudah tidak terdapat sifat kebaikan. Dan merasa bahwa dirinya lebih baik dari mereka. Maka pada hakikatnya, orang ini telah celaka. (lihat, Al Adzkar, hal. 574)

Imam Malik pun berpendapat bahwa kalau pelakunya mengatakan hal demikian karena ujub dan meremehkan manusia terhadap dien mereka, maka itu hal yang dibenci dan yang terlarang. Namun jika mengatakannya karena merasa prihatin, maka hal itu tidak mengapa. (lihat, Al Adzkar, hal. 575)

Tanda-tanda Ilmu Bermanfaat

Salah satu hal yang menyebabkan seseorang rawan kehilangan sifat tawadhu’nya adalah ilmu yang dimiliki. Karena merasa memiliki ilmu, terkadang seseorang dengan mudah membodoh-bodohkan manusia. Sebab itulah Al Hafidz Ibnu Rajab dalam karya beliau, Fadhl Ilmi As Salaf ala Ilmi Al Khalaf, memberi penekanan khusus tentang hal ini.
Beliau mengatakan, ”Adapun tanda-tanda ilmu tidak bermanfaat adalah, seseorang tidak memiliki kesibukan kecuali takabbur dengan ilmunya di hadapan manusia. Dan menunjukkan kelebihan ilmunya kepada mereka. Serta merendahkan meraka, untuk meninggikan posisinya terhadap mereka. Ini merupakah hal yang terburuk dan paling menjijikkan dari yang diperoleh. Bisa jadi ia menisbatkan para ulama sebelumnya sebagai dengan kebodohan, kelalaian dan kealphaan.”

Kemudian beliau mengatakan, ”Adapun tanda-tanda ilmu bermanfaat adalah suudzan terhadap diri sendiri dan husnudzan terhadap para ulama sebelumnya. Mengakui dalam hati dan jiwa terhadap kelebihan para ulama sebelum mereka dibanding dirinya dan ketidakmampuannya menyamai posisi mereka untuk sampai atau mendekati derajat mereka.” (lihat, Shafhat min Shabri Al Ulama, hal. 378)

Mudah-mudahan kita semua dianugerahi sifat-sifat tawadhu’ dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela seperti kibr dan ujub, hingga tercatat sebagai dalam golongan orang-orang yang ilmunya bermanfaat. [tho/hidayatullah.com]

senjang

Liputan6.com, Jimbaran: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya membuka akses keuangan bagi warga miskin, sehingga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Berbicara saat membuka pertemuan internasional tentang Financial Inclusion yang digagas oleh Alliance for Financial Inclusion (AFI) di Jimbaran, Bali, Senin (27/9), Kepala Negara menjelaskan bahwa akses publik khususnya warga miskin terhadap keuangan bisa menjadi salah satu solusi penanganan kemiskinan.
"Financial Inclusion menjadi tema sentral kita karena sebagian besar dari warga miskin tidak memiliki akses terhadap layanan keuangan seperti pinjaman, tabungan, pembayaran melalui transfer dan asuransi yang akan menambah sulit kehidupan mereka yang miskin," kata Presiden.
Dengan membuka akses pelayanan keuangan bagi masyarakat khususnya warga miskin maka diharapkan upaya untuk menangani kemiskinan bisa berjalan. "Hal ini bisa membuka banyak kesempatan keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan menutup kesenjangan ekonomi dan sosial. Dan ini akan secara otomatis mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan," kata Kepala Negara.
"Dalam pandangan saya, financial inclusion tidak dapat hanya berhenti pada membuka tabungan dan mengakses kredit kecil. Upaya itu harus juga memperkuat kemampuan masyarakat pada akses pelayanan keuangan lainnya dalam skala yang lebih besar," katanya. Ia juga mengatakan upaya-upaya penanganan kemiskinan melalui "financial inclusion" memerlukan upaya yang luar biasa dan inovatif dan tidak hanya melalui layanan reguler yang telah ada. Itu perlu, kata Presiden.(Ant/AYB)

Kamis, 23 September 2010

tipssss

Hargai Apa Yang Kita Miliki
 
Ditulis oleh: Anne Ahira

Wawan,

Pernahkah Wawan mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

    "It would be a blessing if each person
     could be blind and deaf for a few days
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
     experience the joy of sound".


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba Wawan bayangkan sejenak....

......Wawan menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Wawan melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu Wawan tidak bisa
melihat indahnya dunia, Wawan tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Wawan tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Wawan? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Wawan renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik

issu

                    David Beckham (Foto:Ist)
LOS ANGELES - David Beckham dituding melakukan threesome (seks bertiga) setelah muncul pengakuan seorang wanita pekerja seks komersil. Namun, hal itu buru-buru ditepis pemain klub LA Galaxy ini.
Mantan kapten nasional Inggris itu mengatakan, tuduhan melakukan threesome sama sekali tidak berdasar dan serangkaian kebohongan yang jahat. Beckham sudah mempersiapkan langkah hukum untuk menggugat Nici.
"David sudah mempersiapkan hal ini dan kami yakin ini adalah tindakan jahat untuk menyudutkan dia," ujar seorang rekan Beckham seperti disitat The Sun, Kamis (24/9/2010).
Isu panas ini kali pertama dihembuskan media Amerika, In Touch Weekly. Pelacur itu bernama Irma Nici. Dia mengaku dibayar USD10 ribu atau Rp89,5 juta untuk seks satu malam.
Tidak cuma itu, Nici juga mengklaim telah threesome dengan ayah tiga anak itu. Bahkan, tanpa menggunakan kondom. Perempuan seksi itu juga mengaku dibayar USD5 ribu untuk melakukan hubungan seks pada Agustus 2007, di Hotel Le Parker Meridien, New York.
Nici mengungkapkan, seorang wanita pekerja seks komersial lainnya kemudian bergabung. Beckham membayar USD2.300 untuk menyaksikan dirinya dan Nici beradegan mesum, sebelum bergabung. Setelah itu, Beckham membayar lagi Nici USD5 ribu agar mau menemaninya sepanjang malam.
Nici melanjutkan, dirinya juga bertemu Beckham sebulan kemudian di Hotel Claridge di pusat kota London, Inggris. Namun pertemuan itu dibayangi kesedihan karena orangtua Beckham mendapat serangan jant

Rabu, 22 September 2010

Demensia,ancaman terbesar

(Foto: thinkstock)Jakarta, Penyakit demensia atau pikun menjadi ancaman kesehatan terbesar di abad ini. Berbeda dengan penyakit parah lain seperti kanker yang masih bisa diobati, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan demensia.

Menurut dr Rizaldy Pinzon, Mkes, SpS dalam tulisannya didetikhealth, demensia adalah terminologi medis untuk pikun. Demensia menunjukkan adanya kemunduran yang terus menerus dari proses memori dan intelektual otak.

Data World Alzheimer Reports mencatat demensia akan menjadi krisis kesehatan terbesar di abad ini yang jumlah penderitanya terus bertambah.

Data terbaru menunjukkan, di tahun 2010 jumlah penduduk dunia yang terkena demensia sebanyak 36 juta orang dengan biaya perawatan yang harus dikeluarkan mencapai US$ 604 miliar (sekitar Rp 5.400 triliun).

Jumlah penderitanya diprediksi akan melonjak dua kali lipat di tahun 2030 sebanyak 66 juta orang dengan biaya yang harus dikeluarkan US$ 1,1 triliun (sekitar Rp 9.900 triliun). Kedua jumlah di atas merupakan 1 persen anggaran belanja global (GDP).

"Hanya dalam dua dasawarsa, jumlah orang yang menderita demensia di seluruh dunia sudah berlipat ganda dan para ahli memperingatkan akan terjadinya krisis kesehatan yang paling signifikan pada abad ke-21," kata Prof Martin Prince yang menulis laporan world alzheimer seperti dilansir BBC, Kamis (23/9/2010).

Menurut dr Rizaldy, demensia menunjukkan adanya kemunduran yang progresif dari proses memori dan intelektual otak. Karena berbagai fungsi otak seperti berbahasa, orientasi, kalkulasi atau berhitung, berpikir abstrak, dan pengambilan keputusan terganggu.

Pada tahap yang lebih lanjut, penderita pikun juga tidak dapat merawat dirinya sendiri. Gejala pikun ini tidak muncul mendadak tapi gejalanya sudah muncul beberapa tahun sebelumnya, yang diawali dengan mudah lupa.

Sebagian kasus demensia adalah demensia Alzheimer. Semakin tua seseorang akan semakin rentan untuk terkena demensia. Penyebab lain demensia adalah demensia vaskuler (akibat gangguan pembuluh darah otak), demensia akibat penyakit parkinson, dan demensia sekunder akibat obat atau penyakit infeksi.

Gejala Demensia

Gejala awal demensia ditandai oleh mudah lupa. Mudah lupa ini ada yang bersifat wajar (beniga) dan bersifat maligna atau mudah lupa yang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala lupa beniga yang sering dikeluhkan adalah lupa nama, lupa janji, lupa menaruh benda, lupa nama peristiwa dan sebagainya. Pada kondisi ini aktivitas sehari-hari masih dapat dilakukan dengan baik.

Tapi jika sudah masuk mudah lupa maligna maka kondisi mudah lupanya semakin menjadi-jadi. Keluhan tidak hanya disampaikan oleh pasien, namun juga oleh banyak orang di sekitarnya.

Aktivitas rutin harian masih normal, tetapi ada gangguan dalam aktivitas yang kompleks misalnya berbelanja. Sayangnya, kondisi ini masih sering dianggap wajar dan orang sering mengatakan, 'bila sudah tua, ya wajar mudah lupa', padahal anggapan itu tidak tepat. Bila ditemukan pada tahap yang dini, demensia dapat diperlambat.

Bila penyakit berlanjut, maka akan muncul gejala demensia. Gejala yang umum dijumpai adalah gangguan memori dan ketidakmampuan mempertahankan informasi yang baru.

Memori yang terganggu pada umumnya adalah memori jangka pendek. Pada tahap ini pasien seringkali menunjukkan gangguan perilaku, mudah curiga, marah-marah, sering berbohong dan perilaku lain yang tidak wajar. Aktivitas harian pun mulai terganggu.

Pada tahap yang lebih lanjut sering dijumpai gangguan tidur malam hari, kesulitan menemukan kata-kata, dan kehilangan kontrol atas buang air kecil dan buang air besar. Pada tahap akhir penyakit, pasien lebih banyak di tempat tidur dan sepenuhnya tergantung pada bantuan orang lain.

Cara Mencegah

Seperti dilansir helpguide.org, sering panik, makan terburu-buru, gampang stres adalah awal yang memicu penurunan kemampuan otak.

Meski kasus kepikunan lebih banyak ditemui pada usia 40 hingga 50-an tahun, namun para ahli percaya terjadinya perubahan yang drastis di otak adalah saat orang berada dalam puncak hidupnya mulai usia 20-an tahun.

Hingga kini tidak ada ramuan ajaib atau formula rahasia yang bisa mencegah kepikunan selain membangun kebugaran fisik dan otak.

Beberapa cara untuk mencegah pikun adalah:

  1. Berolahraga, dengan berolahraga meningkatkan jumlah oksigen di otak
  2. Makan makanan yang sehat untuk tubuh dan otak
  3. Selalu aktif berpikir dengan cara membaca, menulis, melukis atau kegiatan berpikir lainnya
  4. Tidur teratur dan cukup
  5. Melindungi otak dari ancaman cedera atau yang lainnya.

pernyataan cinta

img
Dok. : Thinkstock
Jakarta - Bagi Anda yang telah menikah, menyatakan cinta dengan omongan bukan sesuatu hal yang baru. Ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menyatakan perasaan Anda yang tulus pada suami.

1. Tinggalkan pesan romantis pada agendanya. Ini juga bisa jadi kejutan manis untuk suami Anda.

2. Kerjakan apa yang menjadi keinginannya. Bertindaklah sebagai jin baik hati yang akan memenuhi permintaanya selama satu hari penuh. Suami pasti akan bersemangat karenanya.

3. Berikan pelukan tulus. Sebuah pelukan hangat akan sangat berarti. Tak perlu lagi banyak bicara untuk mengungkapkan seberapa besar Anda mencintainya.

4. Membuka album lama Anda berdua juga menjadi cara tidak langsung mengungkapkan cinta. Dengan kegiatan ini, seolah Anda berbicara 'Perasaanku tak pernah berubah. Dulu, sekarang dan selamanya, aku tetap mencintaimu,".

5. Mendengarkan. Ungkapan cinta tak selalu harus dengan kata-kata. Ingatlah, kapan terakhir kali Anda benar-benar mendengarkan keluh kesah suami, mendalami apa yang ia rasakan, dan mengerti dirinya. Cobalah menjadi pendengar yang baik, dan buat ia merasakan bahwa Anda benar-benar mencintainya.

Masih banyak lagi cara-cara untuk mengungkapkan cinta pada suami. Anda hanya perlu melakukan eksplorasi lebih jauh. Buatlah pernikahan Anda bagaikan saat bulan madu, selamanya.

(kee/kee)

pernyataan cinta

img
Dok. : Thinkstock
Jakarta - Bagi Anda yang telah menikah, menyatakan cinta dengan omongan bukan sesuatu hal yang baru. Ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menyatakan perasaan Anda yang tulus pada suami.

1. Tinggalkan pesan romantis pada agendanya. Ini juga bisa jadi kejutan manis untuk suami Anda.

2. Kerjakan apa yang menjadi keinginannya. Bertindaklah sebagai jin baik hati yang akan memenuhi permintaanya selama satu hari penuh. Suami pasti akan bersemangat karenanya.

3. Berikan pelukan tulus. Sebuah pelukan hangat akan sangat berarti. Tak perlu lagi banyak bicara untuk mengungkapkan seberapa besar Anda mencintainya.

4. Membuka album lama Anda berdua juga menjadi cara tidak langsung mengungkapkan cinta. Dengan kegiatan ini, seolah Anda berbicara 'Perasaanku tak pernah berubah. Dulu, sekarang dan selamanya, aku tetap mencintaimu,".

5. Mendengarkan. Ungkapan cinta tak selalu harus dengan kata-kata. Ingatlah, kapan terakhir kali Anda benar-benar mendengarkan keluh kesah suami, mendalami apa yang ia rasakan, dan mengerti dirinya. Cobalah menjadi pendengar yang baik, dan buat ia merasakan bahwa Anda benar-benar mencintainya.

Masih banyak lagi cara-cara untuk mengungkapkan cinta pada suami. Anda hanya perlu melakukan eksplorasi lebih jauh. Buatlah pernikahan Anda bagaikan saat bulan madu, selamanya.

(kee/kee)

mesra

img
Dok. : Thinkstock
Jakarta - Ada beberapa cara yang membuat Anda terlihat 'bersinar' di mata pria. Anda pun bisa membuatnya jatuh cinta. Berikut beberapa tips dari konsultan percintaan Dr. G.A. Anderson yang dikutip dari Helium.

Bukan tatapan genit atau busana yang seduktif yang bisa membuat seorang pria mencintai Anda. Namun ada beberapa langkah lain, yang seringkali luput diperhatikan para wanita.

Cara bicara
Pria suka wanita yang berbicara dengan lembut namun lugas dan jelas. Tak perlu mengeluarkan kata-kata bernada keras atau kasar untuk menunjukkan kekuatan Anda. Tetap gunakan kelembutan seorang wanita, namun didukung dengan 'isi' omongan yang berbobot. Pria manapun akan kagum dengan wanita dengan gaya bicara tersebut.

Kontak mata

Kontak mata merupakan salah satu sikap percaya diri yang memukau. Pria manapun akan terkesima jika melihat seorang wanita yang yakin dengan segala perkataannya, ditambah dengan kontak mata yang bersinar. Seringkali, kontak mata ini juga bisa memberi kesan seksi namun berkelas.

Bahasa tubuh

Bahasa tubuh Anda juga mempengaruhi penilaian pria. Jika kepercayaan diri telah timbul, maka dengan sendirinya, bahasa tubuh Anda pun terlihat bersahaja. Misalnya ketika Anda mencondongkan tubuh saat berbicara dengannya, hal ini berarti Anda menghargai setiap kata-kata yang diucapkannya. Saat Anda berbicara, Anda tak ragu menggerakkan bagian tubuh yang lain, yang ikut menunjang pembicaraan. Tak ada gerakan kaku atau dibuat-buat. Anda akan dianggap sebagai wanita berkepribadian yang menarik.

Jangan Takut Dianggap Beda
Pria seringkali menghormati wanita yang berbeda dan memiliki prinsip. Jangan takut untuk mengungkapkan apa yang menjadi prinsip Anda. Pertahankan prinsip itu dan jangan biarkan pria manapun menghinanya. Jika ia mencintai Anda, ia pasti bisa menghormati prinsip yang Anda yakini benar. (kee/kee)
Sitti Aisyah Ra

Ia lahir di Mekah empat tahun sesudah kenabian Muhammad Saw. Ia adalah putri Abu Bakar Ra dan Ummi Ruman, dan isteri Rasul Saw, setelah wafatnya Khadijah Ra. Ia memeluk Islam selagi masih kecil, bersama delapan orang yang lain.

Siti Aisyah adalah gadis yang cerdas dan pandai berbahasa. Ia juga menguasai ilmu kesehatan dan ilmu nasab. Seorang sahabat bernama Zuhri pernah berkata, ''Seandainya ilmu Siti Aisyah dibandingkan dengan semua ilmu isteri-isteri Nabi (Saw), dan semua wanita Arab, niscaya ilmu Siti Aisyah-lah yang lebih utama.''

Sahabat yang lain, Anwar, berkata, ''Saya belum pernah melihat orang yang lebih pandai dari Aisyah tentang ilmu kesehatan, syair, dan ilmu fikih.''

Rasulullah Saw begitu sayang kepada Aisyah Ra. Pada suatu kesempatan Rasul Saw berkata kepada Aisyah Ra, ''Rasa cintaku kepadamu ya Aisyah, seperti Al Urwatul Wutsqa (pegangan yang kuat).''

Di kesempatan lain, seorang sahabat bernama Amru bin Ash bertanya kepada Rasulullah Saw tentang siapa yang paling beliau cintai. Beliau menjawab, ''Yang pertama adalah Aisyah, kemudian Abu Bakar, Umar bin Khathab, dan sahabat-sahabat yang lain.''
Semasa hidupnya, Siti Aisyah telah meriwayatkan sejumlah 2.210 hadis. Keunggulan Siti Aisyah dalam meriwayatkan hadis, kadang-kadang ia bisa meng-istimbatkan (mengkonklusikan) beberapa masalah. Ia kerap berijtihad sendiri lalu diikuti oleh para sahabat yang lain. [mah/sahid/www.hidayatullah.com]

full gizi

Menimbang Gizi Buku Anak
Bincang soal buku bergizi, apa saja sih yang menentukan gizi sebuah buku, wa bil khusus buku anak-anak? Beberapa catatan berikut, mudah-mudahan bermanfaat.

Kita bicara secara ringkas saja tentang gizi buku buat anak-anak kita. Pertama, kita perhatikan kesesuaian buku dengan anak. Sue Bredekamp sangat menekankan aspek kesesuaian ini untuk memperoleh keberhasilan yang maksimal. Anak benar-benar menye­rap manfaat yang besar tanpa harus merasa terbebani. Kesesuaian (appropriateness) itu mencakup kesesuaian usia dan kesesuaian individual. Saya tidak hendak mendiskusikan terlalu jauh tentang kesesuaian individual ini. Saya hanya ingin menekankan bahwa se­tiap buku anak, seharusnya sesuai dengan tahap perkembangan di usia yang menjadi bi­dikan buku tersebut. Tampaknya, masih banyak penerbit yang belum mampu membi­dik umur sasaran dengan baik. Bayangkan, ada buku anak yang ditujukan untuk anak TK hingga SD kelas enam. Ini luar biasa (luar biasa mengherankan!). Padahal karakteristik perkembangan di rentang usia itu sangat beragam dan benar-benar berbeda.

Kedua
, daya rangsang buku untuk memantik gagasan-gagasan segar pada anak, baik yang secara langsung ditulis atau pun tidak. Sering saya jumpai buku-buku anak yang pesan permukaannya (surface message) bagus, tetapi di dalamnya (inner message) buruk. Sekilas isinya bergizi, tetapi tanpa disadari –kadang penulisnya pun tak sadar-- me­mantik gagasan buruk pada anak (inspiring bad).

Ketiga, kekuatan gagasan dan alur cerita. Ilustrasi yang bagus akan sangat me­nunjang kuatnya alur yang diciptakan penulisnya. Gagasan yang kuat dan memiliki pi­jakan yang mampu membangun visi anak, akan lebih bertenaga apabila disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan hidup. Kekuatan bahasa inilah pertimbangan keempat dalam menakar gizi buku anak. [www.hidayatullah.com]

Rabu, 15 September 2010

proses dinamic


Kiat Jitu Mengelola Krisis Makna Kehidupan

E-mail Print PDF
Kehidupan jahiliyah modern yang  ananiyah, mempersepsikan orang lain bukan sebagai mitra tetapi rivalitas
Oleh: Shalih Hasyim
Hidayatullah.com--Majalah “Kedaulatan Rakyat” Edisi Ahad Wage, 7 Maret 2010 (21 Maulid 1431 H) mengangkat kisah seorang pria bernama BST (45) berasal dari Yogyakarta, berkeluarga dengan 3 anak. Dia adalah pengusaha sukses bakpia dan makanan khas Yogyakarta dan lainnya di Kota Gudeg. Usaha bisnis yang telah dijalani selama 20 tahun terbilang cukup maju. Tiap hari, secara rutin (ajeg, Bhs Jawa), bus mini boks membawa bakpia dan makanan lain ke kota Klaten, Purworejo, Magelang, Salatiga, berjalan dengan lancar, tanpa hambatan yang berarti. Demikian pula penjualan di dalam kota Yogyakarta sendiri, cukup berhasil, terutama di hari-hari libur tiga hari.

Istrinya duduk di bagian kasir, mengatur sirkulasi keuangan dan mengelola serta mengendalikan para pegawai yang berjumlah tidak terlalu besar (20 orang). Dia juga mampu membuka cabang, dua tempat di pinggiran kota Daerah Istimewa Yogyakarta itu. Dua cabang terakhir juga mengalami kemajuan yang pesat. Adik-adiknya duduk sebagai kasir. Akhirnya pengusaha itu nyaris tidak ada peluang untuk aktualisasi diri. Tidak ada lagi job (bidang garap) yang dikerjakan. Perusahaannya sudah berjalan sesuai dengan sistem dan mekanisme yang berlaku.

“Saya sudah mempunyai apa yang saya cita-citakan waktu muda dulu, “katanya. Bisnis yang maju, karir yang memuncak, rumah dan mobil yang dimilikinya lebih dari satu. Pendapatan yang cukup mapan. Lebih dari kebutuhan. Keluarga yang harmonis. Karyawan yang mudah diatur dan giat bekerja. Tidak ada tantangan lagi untuk memacu produktifitasnya. Semua pekerjaan sudah terbagi habis dan berjalan lancar. Jadi, ia merasa semua obsesinya pada masa mudanya sudah terpenuhi, bahkan berlebih.

Tapi, ia mengalami kejenuhan dan kebosanan hidup. Ia tidak bisa menyeimbangkan antara kebutuhan potensialisasi diri dan aktualisasi diri. Lalu, ia seringkali berfikir apa arti hidup saya ini? Kemana arah kehidupan saya ini? Untuk apa saya memperoleh semua ini? Setelah berlebih, mau kemana?

Untuk mengantisipasi kejenuhan seperti ini ia lalu memilih untuk mengisi kekosongan jiwanya dengan main judi dengan teman-teman seprofesinya. Ternyata, main judi tidak selalu menghiburnya. Ia mencari jalan keluar yang bersifat artifisial dan sesaat. Kejenuhan hadir kembali, dirasakan setelah selesai bermain judi. Ada titik kejenuhan yang memenjara jiwa. Kemudian ia berkonsultasi dengan dokter jiwa (psikiater) tentang makna kehidupan.

Selasa, 14 September 2010

penawar

Penyakit Krisis Makna Kehidupan

Salah satu penyakit kejiwaan yang menggejala di dunia modern saat ini adalah ‘penyakit makna’ atau ‘krisis makna’. Fenomena ini terjadi tanpa tebang pilih/pandang bulu. Bisa menimpa orang yang gagal dalam mewujudkan obsesi kehidupannya, maupun orang yang sangat sukses/bahkan berada di puncak sukses. Dia berhasil melewati kesulitan untuk mencapai keberhasilan, dan terbukti tidak mampu bertahan di puncak.

Merintis kesuksesan itu sulit, dan lebih rumit lagi mempertahankan keberhasilan yang sudah diperjuangkan dengan susah payah. Dan ternyata sukses baru bermakna jika secara lahir dan batin. Dalam menjalani kehidupan dengan segala dinamika dan fluktuasi yang menyertainya, disamping manusia memerlukan asupan gizi jasmani, pula menu ruhani.

Kehidupan jahiliyah modern yang individualistik (ananiyah), mempersepsikan orang lain bukan sebagai mitra tetapi rivalitas, sangat rasional dan terkesan rigid (kaku) serta monoton, kemajuan teknologi informasi yang mengalami percepatan (akseleratif), perbedaan pendapat yang dipandang secara negatif,  perebutan pendapatan (income), pengaruh, kekuasaan, persaingan kerja yang tidak sehat, longgarnya nilai-nilai humanistik, lemahnya komitmen kebersamaan, pencarian kekayaan tiada akhir dan tanpa henti, ajaran agama yang dikomunikasikan secara dogmatis, hiruk pikuk politik yang gegap gempita, pada akhirnya melemparkan individu pada kekosongan hidup. Lalu menyisakan pertanyaan yang tidak mudah dijawab, untuk apakah semua ini ?. Apakah arti kehidupanku ini ?

Cara yang paling jitu dan umum/merata yang harus ditempuh oleh kita yang kehilangan makna kehidupan ini agar memperoleh kembali keutuhan jiwa adalah membangun sandaran spiritual dengan cara mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama (tafaqquh fiddin) sebagaimana yang diperagakan Rasulullah SAW ketika menyembuhkan patologi sosial masyarakat Jahiliyah klasik. Sebagaimana muatan buku “Tujuh Langkah Menuju Muslim Ideal” ini.

Rasulullah SAW mengadakan revolusi moral secara total dan utuh terhadap bangsanya. Krisis global yang menimpa dunia hakikatnya adalah diawali dari krisis jiwa (kesempitan batin) sebelum krisis ekonomi, politik, sosial dll. Sungguh tiada negeri yang sempit, karena sesak dengan penduduknya. Melainkan moral merekalah yang membuatnya sempit, meminjam ungkapan ahli sastra Arab.

Kunci perubahan di dunia dan berakhir di akhirat, terletak pada kekuatan internal jiwa (moralitas).

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[malaikat hafazhah]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[sebab-sebab kemunduran] yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”
(QS. Ar Ra’d (13) : 11).

“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat posisinya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang senang membantu, yang mau menjalin persaudaraan dan mau dijalin.” (al Hadits).

Sudah tentu akhlak yang dimaksud oleh Islam mencakup bidang kehidupan yang lebih luas, seperti mengendalikan jiwa, berkata jujur, ihsan dalam berbuat, amanah dalam bermu’amalah, berani berpendapat sekalipun pahit, adil dalam menetapkan hukum, berpegang teguh dengan kebenaran, keinginan yang kuat (azam) untuk melakukan amal shalih, amar bil ma’ruf dan nahi ‘anil mungkar, menjaga kebersihan lahir dan batin, menghormati peraturan dan saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa. Dan pantang bersinergi dalam perbuatan dosa dan permusuhan.

Dalam sejarah perjuangan Rasulullah SAW, sejak fase Mekah sampai periode Madinah, beliau memperoleh kemenangan spektakuler (intishar kubra). Dalam waktu kurang ¼ abad, beliau mampu merekonstruksi kepribadian bangsa Arab yang nomaden, tidak terstruktur dan berjiwa kerdil (suka berperang  karena dipicu persoalan sepele), menjadi sosok manusia yang memiliki kesiapan memimpin dunia (leader). Bukan pemimpin formal, yang dalam prakteknya sebagai  calo, seperti dalam ‘negara para bedebah’.

Dalam haji wada’ dicatat, pengikut beliau berjumlah 125.000 orang, terdiri dari 110-111 ulama. Diantara para ulama itu ada tujuh ulama besar (I’lamul Muwaqqi’in, Ibnul Qayyim).

jalan fazz

Saya menganjurkan para pembaca mencermati buku ‘Tujuh Langkah Menuju Muslim Ideal’. Di dalamnya mengupas secara tuntas pola pembinaan Rasulullah SAW dalam menata ulang pola pikir, orientasi, perilaku dan kepribadian masyarakat jahiliyah secara sistematis.

Pertama, ada proses spiritual terlebih dahulu, yakni dijinakkan hatinya  dan dicelup dengan adab (prawahyu), agar puncak kerusakan kepercayaan (syirik) dan puncak kerusakan moral (tagha, sombong) terkikis sampai ke akar-akarnya, sehingga lahir tanggung jawab melaksanakan misi kehidupan dan merasa butuh kepada Allah SWT

Kedua, dirubah cara memandang totalitas wujud, alam sekitar dan dirinya sendiri, dengan mengembalikan kepada Al Khaliq, sebagai sumber cipta dan sumber ilmu (Al ‘Alaq 1-5).

Ketiga, setelah seseorang mengenal Rabb, maka sangat memerlukan panduan hidup yang otentik dan orisinil (al Quran). Dengan Al-Quran dijamin tidak akan gila harta, tahta dan wanita (al-Qalam 1-7).

Keempat, ternyata menghayati dan membumikan Al-Quran tidak semudah membalik telapak tangan.

Kelima,, maka Allah SWT memberi bekal spiritual agar bisa survive dalam menjalankan misi membumikan al Quran. Menatap realitas kehidupan dengan jiwa besar. Dengan cara melakukan shalat malam, membaca al Quran dengan menghadirkan hati, sabar, tawakkal, tabattul (mengambil jarak sebentar dari kesibukan untuk focus dalam taqarrub kepada Allah SWT secara all out) dan hijrah secara ma’nawi (meninggalkan dosa) dan makani (mencari lingkungan sosial yang kondusif) (al Muzzammil (1-10).

Keenam, kenikmatan ruhani yang diperoleh bukan untuk kepentingan individual, tetapi sebagai bekal untuk memetakan dan mengurai satu demi satu persoalan sosial, bukan memposisikan diri sebagai penonton (al Muddatsir 1-7).

Ketujuh, setelah massa yang dicerahkan itu memiliki jumlah yang signifikan (jumlah shalat jamaah, shalat jum’ah dan shalat hari raya sama), mereka dikelola dalam struktur dan kultur masyarakat Al Fatihah (draft Al Quran). Yang memiliki kesiapan memahami, menghayati dan mengamalkan Al-Fatihah, secara otomatis memiliki kesiapan untuk menyerap nilai-nilai al Quran  secara keseluruhan.

Sebelumnya, bangsa Arab kehilangan ruh (spirit) kehidupan. Setelah dicerahkan dengan tahapan turunnya Al Quran, menemukan ruang untuk potensialisasi dan aktualisasi kepribadiannya secara proporsional. Sehingga kehidupan yang baru bisa dimaknai dan dinikmati.

“Dan Demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. dan Sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Asy Syura (42) : 52). [www.hidayatullah.com]

umpan77

Paranormal dan "Orang Pintar" Haram Hukumnya

E-mail Print PDF
Memanfaatkan, menggunakan atau mempercayai segala praktik perdukunan dan ramalan, “orang pintar” hukumnya  haram

Hidayatullah.com--Majelis Fatwa Mathla`ul Anwar dalam Muktamar ke-13 di Serang, Banten, Ahad (18/7) malam, mengeluarkan fatwa menyangkut bidang spiritual, paranormal, tayangan mistis dan nikah siri. Segala bentuk praktik perdukunan (kahanah) dan "orang pintar" (iraafah) dinyatakan haram.

Mempublikasikan praktik perdukunan dan peramalan, dalam bentuk apa pun, hukumnya haram. Selain itu memanfaatkan, menggunakan dan atau mempercayai segala praktik perdukunan dan ramalan, hukumnya juga haram.

Al-Kahin
(dukun) adalah orang yang menceritakan (menggabarkan) kejadian yang terjadi pada masa lalu atau yang akan datang dan mengaku memiliki pengetahuan tentang rahasia dan hal-hal yang terkait dengan ilmu ghaib.

Al-Arraf adalah orang yang mengetahui berita atau kejadian mendatang terkait dengan keghaiban. Terkait dengan hal itu, komisi fatwa merekomendasikan agar pihak terkait tak melakukan praktik perdukunan.

Kepada media massa diimbau agar menyaring lebih cermat tayangan yang mengandung unsur syirik.

Tertkait dengan nikah siri, komisi fatwa MA menyebutkan bahwa pernikahan yang terpenuhi semua syarat dan rukunnya, tapi tak dilaporkan atau dicatatkan pada lembaga yang berwenang (Kantor Urusan Agama/KUA), pernikahan tersebut tetap sah. Namun pernikahan siri yang diartikan dengan pernikahan tanpa wali atau saksi hukumnya adalah haram.

Pada kesempatan itu dibacakan pula fatwa pengobatan dengan pendekatan spiritual. Pendekatan spiritual yang dimaksud adalah pengobatan penyakit dengan menggunakan doa yang wirid (berasal) dari ayat Al Quran dan Sunnah (Ma`tsurat) dan menggunakan bahasa yang bisa difahami.

Pengobatan dengan cara itu hukumnya adalah mubah (boleh), namun jika tak menggunakan bahasa yang tidak difahami, maka hukumnya haram. Termasuk pengobatan spiritual mengandung unsur syirik, maka hukumnya haram.

Fatwa berikutnya menyangkut metafisika, mistisisme dan tayangan misteri. Metafisika adalah sesuatu yang bertanda di luar alam nyata( dunia). Faham yang memberikan ajaran mistis (rahasia) atau ajaran bersifat rahasia, tersembunyi, sehingga ajaran ini hanya dapat diketahui orang tertentu saja.

Terkait dengan hal ini, Islam mengakui alam di luar alam dunia yang disebut alam ghaib, bahkan wajib diimani kebenarannya. Namun, metafisika dan mistisisme dalam arti mempercayai akan kekuatan tertentu selain kekuatan Allah, maka mempelajarinya adalah haram.

Tayangan mistis, karena dikhawatirkan memberikan kesan tahayul dan syirik, maka hukumnya adalah haram.[ant/hidayatullah.com]

potret

Melawan Animisme di Daerah Terpencil NTT

E-mail Print PDF
Sekitar 3 tahun membina dakwah di pendalaman,  angka mualaf naik drastis. Ada sekitar 500 orang yang telah masuk Islam
Hidayatullah.com--Lelaki setengah baya terlihat duduk sambil serius mendengarkan paparan seorang ustadz. Pandanganya fokus ke depan. Khidmat. Setiap arahan yang disampaikan ustadz tersebut, didengarkannya penuh seksama. Seolah, tak ada satu pun kata yang lewat.
Lelaki itu tidak lain, Abdul Qadir Lenama. Qadir demikian akrab disapa, di siang awal Juli lalu sedang mengikuti acara “Temu Dai Terpencil Tingkat Nasional” yang digagas Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PP. Muhammadiyah di masjid Al-Ikhlas kota Gudeg, Yogyakarta.
MTDK  menyelenggarakan pertemuan dengan tema “Temu Da’i Terpencil Tingkat Nasional” di sela-sela kegiatan Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta.  Karena sebagian da’i terpencil ini ada yang merangkap sebagai peserta Muktamar Muhammadiyah dan sebagian lagi sebagai penggembira, maka, acara ini sengaja diadakan mengambil momentum Muktamar Muhammadiyah agar bisa  menghemat biaya.
Di sela-sela padatnya acara, Qadir menyempatkan berbagi cerita perjalanan dakwahnya di daerah terpencil. Inillah ceritanya yang ditulis wartawan hidayatullah.com.
Perjalanan Dakwah
Qadir berperawakan sedang dengan kulit berwarna hitam. Sorot matannya tajam. Tapi, setiap kata yang diutarakannya begitu dalam. Ada selaksa hikmah yang terkandung di dalamnya. Qadir adalah dai asal kec. Amanuban Timur, Kab. Timur Tengah Selatan, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketertarikan Qadir menjadi dai timbul sejak kecil, 8 tahun. Waktu itu, sekitar 1967, Qadir kerap mendapati penduduk di desanya melakukan kegiatan animisme.
Sebenarnya, kegiatan itu wajar. Pasalnya, mereka memang bukan Islam. Di desanya itu, dari jumlah penduduk sekitar 15 ribu jiwa, yang muslim hanya kira-kira 3-4 ribu orang. Selebihnya, kalau nggak Kristen, pasti animisme. 

wawasankaffah







 install,asalmmmmmmm
Pembaruan yang tiada henti dalam belajar tentang segala acam ilmu duniawi ataupun uhrai semua tamapak wajar yang pentinng jangan sampai ilmumu anda salahgunakan kapanpun dan dimanapun berada krena setiap kalam ilmu akan di pertanggungjawabkan.